Monday, May 10, 2010

Qudwah

seringkali kita terpfikir,
bagaimana mulia dan bersihnya hati nabi,
tetap senyum bila dibenci,
tetap tenang bila dimusuhi,
tetap membantu walau disakiti,
tetap menyeru walau diusir pergi..

kenapa kita mudah membenci bila dikasari,
mudah putus asa bila yang dilakukan tak menjadi,
mudah kecewa bila orang lain tidak memahami,
mudah terguris bila dilukai...

ayuh bersama mentarbiyyah diri,
agar segala yang indah menghiasi peribadi,
kerana qudwah kita adalah nabi,
itulah sifat hamba Allah yang hakiki...



sahabat 1: anti akhir-akhir ni asyik buat puisi jer... tak banyak writing.
ku : * senyum...

poem is a true story about feelings. lebih lembut dan santun. tak banyak huraian, tapi cukup untuk bercerita.

2 comments:

Aura Besi said...

Tarbiyah itu magik
Merubah Aura negatif jadi aura positif
merubah Besi jadi lembut
Melentur peribadi kasar kepada peribadi yang santun
Semua itu takkan terjadi kalau kita tak telus tundukkan hati, jiwa, fikiran dan segalanya yang ada pada kita untuk ditarbiyah.
Kuasa magik itu ada pada tangan kita. Nak buat atau tak nak, kita yang pilih. Betul tak Bai?

Tarhata Kiran said...

betul ...:)

every things happen dengan izin Allah